Sabtu, 17 September 2011

tetes

hentakan waktu
kian goncang di pesisir jiwa yang hampir rapuh
ntah senja tlah mulai beranjak
atau pergi
mungkin saja tlah retak
.atau hitam di balik layar langit malamku
biarlah pergi dan berlalu
inilah kenyataan
tentang hari hari
dan waktuku
 
tika awan gelap menapaki langit
bukankah tetes hujan akan membasahi keringnya bumi
tika dirimu bersedih dengan waktu
ketahuilah,,kebahagiaan telah menantimu
jangan lah bersedih dengan cobaan yang akan membuatmu tegar
.runtuh daun kan berganti dimusim semi yang indah nan hijau
petiklah hikmah dari semua yang menggundah gulanakan hatimu
jangan lah bersedih,,, tersenyumlah
Moga hari ini lebih baik dari yang kemarin,,
Insya ALLAH

.....

terlihat indah,,,,
diam dalam sepi
di dinding yang hampir beku,,
tatapan pesona malam
melingkar di cincin langit hati
.terhalang awan redup
bongkahan pecah pucat pasi
entah titipan surya
atau lebur daun asa

ntah

setangkai harap di genggaman hari
menyelusuri setapak pohon waktu
langkah
jauh,,,
hingga pudar mentari
.menunggu semua
yang kan tiba di akhirku
hampir saja terbenam asa
berlalu dengan senja yang tlah pergi
jatuh dlam dekap malam
sebening lamunan hari
entah lah
ku tahu makna ini sangat indah
meski semuanya diam
ku tahu itu,,,,,akan datang