kadang kala kita berharap,,dalam rapuh nya rembulan,,,,,,,
mengiba pada seduh awan duniawi,,,,,,
direbahan deretan-deretan mentari
mengusung jiwa di bilahan hari-hari yang tak pasti
kadang kala ia hadir,,,,namun pergi dengan satu haraapan
tak pernah kita tahu makna dibalik diamnya
namun yakinlah,,,
mungkin saja,,cinta ini,,bkn untuk dilabuhkan
pada dermaga kebohongan,,,,
namun,,,,yakinlah,,,,
tulusnya dermaga sedang menanti cintamu,,,,,
kesetiaan yang meliputi limpahan subuh
disajadah berlapik kasih sayang,,
menuntun mu,,,melewati hari-hari yang peka
yakin,,lah,,,,,,bidadari itu belum hadir dalam hari-harimu
masih bayangan yang tak pernah pudar
yang semakin dekat dengan cintamu
Selasa, 10 Mei 2011
kadang kala cinta itu begitu indah,,,,namun kadang kala terpenjara dalam derita yang amat dalam,,,,,,kadang kala cinta itu airmata,,kadang kala cinta itu resah dan pengorbanan,,kadang kala cinta itu sebuah hati yang telah tersakiti,,tanpa sadar,,namun mungkinkah,,,,embun telah pergi,,tapi biarlah,,,,lembut dihati tetap sebagai seorang yg sabar,
seandainya ,,terjadi dalam masa yang tak memihak
berlebur dengan waktu yang pergi
andai itu telah tiba,,,
harapku,,,,,di titisan hujan
bukan dengan embun yang kan pergi,
.bertitah dalam hampa yangg kan terasa,,
bersabar dengan hari,,
untuk senja yang kan beranjak,,
mentari yang kan menjemputmu,,,
di ujung hari,
pelangi kan pudar,
diukiran langit jingga
saat awan meredup dengan titisan hujan
kebahagiaan itu.,,,,
milikmu yang terindah
berlebur dengan waktu yang pergi
andai itu telah tiba,,,
harapku,,,,,di titisan hujan
bukan dengan embun yang kan pergi,
.bertitah dalam hampa yangg kan terasa,,
bersabar dengan hari,,
untuk senja yang kan beranjak,,
mentari yang kan menjemputmu,,,
di ujung hari,
pelangi kan pudar,
diukiran langit jingga
saat awan meredup dengan titisan hujan
kebahagiaan itu.,,,,
milikmu yang terindah
" untukmu yang terindah "
wahai,,malam,,,
tika engkau hadir dengan seribu bintang
masihkah engkau selembut sutera awan rindu
bukan harap embun pagi
digugusan bintang
.hilang dalam dentuman angin selia
berpijar di terik mentari
saat fajar pergi untuk kicau kenari
wahai,,jiwa,,,,,
rendahkan kesabaran dengan segenap rindu
biarkan lelap menjemput hati yang teduh
wahai cinta.....tersenyumlah,.,....
" untukmu yang terindah "
tika engkau hadir dengan seribu bintang
masihkah engkau selembut sutera awan rindu
bukan harap embun pagi
digugusan bintang
.hilang dalam dentuman angin selia
berpijar di terik mentari
saat fajar pergi untuk kicau kenari
wahai,,jiwa,,,,,
rendahkan kesabaran dengan segenap rindu
biarkan lelap menjemput hati yang teduh
wahai cinta.....tersenyumlah,.,....
" untukmu yang terindah "
bila cinta telah membuat mu rapuh
terduduk lesu dipenantian
bersandar didinding harapan
kadang kala jiwa membuat mu bosan
jenuh dengan keadaan yang sepi
haruskah dirimu terpenjara duka
berkabung angan yg tak pasti
dilentera yg kian redup
ku ukir di senja jingga
rindu yg dititipkan bilahan embun
andai tiba,diakhir waktu yang kan menjelma
tersenyumlah dengan masa
bila memang ini titipan,ia tak kan hilang
bersabar lah hingga akhir senja
terduduk lesu dipenantian
bersandar didinding harapan
kadang kala jiwa membuat mu bosan
jenuh dengan keadaan yang sepi
haruskah dirimu terpenjara duka
berkabung angan yg tak pasti
dilentera yg kian redup
ku ukir di senja jingga
rindu yg dititipkan bilahan embun
andai tiba,diakhir waktu yang kan menjelma
tersenyumlah dengan masa
bila memang ini titipan,ia tak kan hilang
bersabar lah hingga akhir senja
aku disini,,,,,menanti dirimu,,,,,
walau aku hampir rapuh,,namun hatiku tak kan pudar
cinta ini masih menggema,,,
namun ku tahu,,
aku tidak selamanya bisa bgini
hancur dalam angan yg tak jelas,,,,,
haruskah ku terbelanggu harap yg tak pasti
hatiku lemah,,,namun ku kan berusaha bangkit
demi masa depanku,,,,
demi cinta orang tuaku
yang senantiasa tulus,,,
selama ini aku terlalu terpuruk karena mu
ku tau,,,tiada lagi harapan padamu
ku tau cintamu memang tiada lagi untuk kusakarang ku sadar,,ternyata
diriku hanya sebatas debu bagimu,,,,
tiada harga,,,tiada rasa
aku memang bodoh dan lemah
terima kaseh karena kau tlah hadir dalaam hidupku,,,,
berbahgiaalah,,,,,,
doa ku untukmu,,,,ku kan bersabar
moga engkau bahagiaa
cinta ini kan ku tanam,,....
dalaam jiwa yg lerai,,,,,maaaff
ku terlau mencintaimu
namun sekarang ku kan fana kan cinta ini
dirimu hanya milik mimpi,,,,
selamat tinggal masa laluku,,,,
ku kan tersenyum,,,,,
" Doa Dari seorang insan untukmu sahabatku"
jangan bersedih,.,.,.,......:-)
walau aku hampir rapuh,,namun hatiku tak kan pudar
cinta ini masih menggema,,,
namun ku tahu,,
aku tidak selamanya bisa bgini
hancur dalam angan yg tak jelas,,,,,
haruskah ku terbelanggu harap yg tak pasti
hatiku lemah,,,namun ku kan berusaha bangkit
demi masa depanku,,,,
demi cinta orang tuaku
yang senantiasa tulus,,,
selama ini aku terlalu terpuruk karena mu
ku tau,,,tiada lagi harapan padamu
ku tau cintamu memang tiada lagi untuk kusakarang ku sadar,,ternyata
diriku hanya sebatas debu bagimu,,,,
tiada harga,,,tiada rasa
aku memang bodoh dan lemah
terima kaseh karena kau tlah hadir dalaam hidupku,,,,
berbahgiaalah,,,,,,
doa ku untukmu,,,,ku kan bersabar
moga engkau bahagiaa
cinta ini kan ku tanam,,....
dalaam jiwa yg lerai,,,,,maaaff
ku terlau mencintaimu
namun sekarang ku kan fana kan cinta ini
dirimu hanya milik mimpi,,,,
selamat tinggal masa laluku,,,,
ku kan tersenyum,,,,,
" Doa Dari seorang insan untukmu sahabatku"
jangan bersedih,.,.,.,......:-)
wahai cinta
di terpaan subuh
bertasbih dengan hari dan cinta
berharap hari-hari
meniti bahagia di ranum wajahmu
di rindu dan kasih sayang
.berlabuh di kesabaran nan jauh hari
wahai pemilik hati
ku masih menuntun janji
untukmu,,,,dalam jiwa dan hatiku
wahai yang terindah
ku masih menyimpan rindu
di sing-sing mentari yang redup
wahai cinta ,,, bersabarlah
Langganan:
Postingan (Atom)




