Selasa, 10 Mei 2011

untukmu

diterpaan angin,,dirindang daun nan teduh,
mungkin hari telah pergi,,,,entah sampai waktu berakhir,,
entah esok,
buaian malam bertabur mimpi
terpejam dalam tatap langit,
diam,,disudut awan redup,,,
menghitung warna jingga langit,,,
terbujur kaku,
tengadah di dekap malam,
untuk mu yang akan beranjak ke lena,
moga dihiasi mimpi lelap,,,,
pulas dengan senyum mentari,,
hingga esok,
waktu menyambut mu dengan senyuman,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar